Ditulis oleh Maulana Yusuf Habiby, SH. – advokatperceraian.id
Perceraian hampir selalu berujung pada persoalan yang lebih kompleks daripada sekadar putusnya hubungan suami istri. Salah satu sumber konflik terbesar adalah pembagian harta gono-gini atau harta bersama suami istri. Tidak sedikit pihak—terutama istri—yang merasa kehilangan hak ekonominya setelah bertahun-tahun membangun rumah tangga.
Pengertian Harta Gono-Gini Menurut Hukum
Apa yang Dimaksud Harta Bersama Suami Istri?
Secara umum, harta gono-gini adalah seluruh harta kekayaan yang diperoleh selama perkawinan, tanpa mempersoalkan atas nama siapa harta tersebut terdaftar.
Dasar hukumnya antara lain:
- Pasal 35 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan yang menyatakan bahwa harta benda yang diperoleh selama perkawinan menjadi harta bersama.
- Kompilasi Hukum Islam (KHI) Pasal 85–97 yang mengatur harta bersama dalam perkawinan Islam.
Sebaliknya, harta bawaan adalah harta yang dimiliki masing-masing pihak sebelum menikah, serta harta yang diperoleh sebagai hadiah atau warisan selama perkawinan.
Pembagian Harta Gono-Gini Menurut Hukum di Indonesia
- Pembagian Harta Gono-Gini Menurut Undang-Undang
Pasal 37 UU Perkawinan menegaskan bahwa apabila perkawinan putus karena perceraian, pembagian harta bersama diatur menurut hukumnya masing-masing.
Dalam praktik peradilan, ketentuan ini diterjemahkan sebagai pembagian 50:50, kecuali dapat dibuktikan adanya kondisi khusus yang membenarkan pembagian tidak seimbang.
- Pembagian Harta Gono-Gini Menurut Hukum Islam
Dalam perspektif hukum Islam sebagaimana dijelaskan dalam berbagai jurnal hukum keluarga, harta bersama dipandang sebagai hasil kerja sama (syirkah) antara suami dan istri. Oleh karena itu, pembagiannya dilakukan secara adil dan proporsional.
Pengadilan Agama pada umumnya tetap menggunakan pendekatan setengah-setengah, namun terbuka kemungkinan penyimpangan apabila salah satu pihak terbukti tidak berkontribusi atau melakukan pelanggaran serius dalam perkawinan.
Hak Istri atas Harta Gono-Gini
Pencarian “hak istri atas harta gono gini” merupakan salah satu yang paling sering muncul. Secara hukum:
- Istri tetap berhak atas harta bersama, meskipun tidak bekerja secara formal.
- Kontribusi istri sebagai pengurus rumah tangga diakui sebagai kontribusi tidak langsung.
Banyak putusan pengadilan menegaskan bahwa dalih “harta atas nama suami” tidak menghapus hak istri.
Hak Suami atas Harta Gono-Gini
Sebaliknya, suami juga memiliki hak yang sama atas harta bersama, selama dapat dibuktikan bahwa harta tersebut diperoleh selama perkawinan dan bukan termasuk harta bawaan istri.
Namun, hak suami dapat dipertimbangkan secara berbeda apabila terbukti:
- Menelantarkan keluarga
- Melakukan kekerasan dalam rumah tangga
- Menyembunyikan atau mengalihkan aset secara sepihak
Cara Membagi Harta Gono-Gini Setelah Cerai
- Pembagian Secara Musyawarah
Cara paling sederhana adalah melalui kesepakatan bersama di luar pengadilan. Kesepakatan ini sebaiknya dituangkan dalam akta tertulis agar memiliki kekuatan hukum.
Gugatan Pembagian Harta Gono-Gini di Pengadilan
Apabila tidak tercapai kesepakatan, salah satu pihak dapat mengajukan gugatan pembagian harta gono-gini ke Pengadilan Agama atau Pengadilan Negeri.
Langkah-langkahnya antara lain:
- Menyusun gugatan harta bersama
- Menentukan objek sengketa secara rinci
- Mengajukan bukti kepemilikan dan saksi
- Menjalani proses persidangan hingga putusan
Di tahap ini, pendampingan pengacara harta gono gini sangat menentukan kekuatan pembuktian.
Berapa Lama Proses Gugatan?
Rata-rata proses gugatan harta gono-gini berlangsung antara 4 hingga 8 bulan, dan dapat lebih lama jika terdapat upaya banding atau kasasi.
Peran Pengacara Harta Gono-Gini
Tanpa pemahaman hukum yang memadai, banyak pihak kehilangan haknya karena kesalahan prosedur, ketidaktelitian dalam pembuktian, atau salah memilih langkah hukum. Dalam konteks ini, pendampingan pengacara perceraian menjadi faktor penting untuk memastikan pembagian harta bersama dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Pengacara harta gono gini berperan untuk:
- Mengidentifikasi harta bersama secara hukum
- Menyusun strategi gugatan
- Melindungi hak klien dari manipulasi aset
Pendampingan sejak awal sering kali menentukan hasil akhir perkara.
Kaitan dengan Artikel Lain di advokatperceraian.id
Untuk pemahaman menyeluruh, Anda dapat membaca artikel terkait:
- Panduan Lengkap Gugatan Cerai di Indonesia
- Pengacara Hak Asuh Anak: Siapa yang Berhak atas Anak Setelah Cerai
FAQ – Pertanyaan yang Sering Diajukan
- Bagaimana jika rumah masih dalam status KPR?
Harta yang masih dalam tanggungan utang tetap dianggap harta bersama. Biasanya, pengadilan akan membagi nilai ekuitasnya atau membebankan sisa cicilan kepada pihak yang nantinya akan menempati rumah tersebut dengan kompensasi kepada pihak lainnya.
- Apakah harta warisan dari orang tua saya bisa digugat oleh pasangan?
Secara hukum (Pasal 35 UU Perkawinan), harta warisan adalah harta bawaan yang berada di bawah penguasaan masing-masing, kecuali diperjanjikan lain. Pasangan Anda tidak memiliki hak atas harta tersebut.
- Berapa lama proses gugatan harta gono-gini di pengadilan?
Proses ini biasanya memakan waktu 3 hingga 6 bulan di tingkat pertama, tergantung pada kompleksitas jumlah aset dan pembuktian saksi-saksi.
- Apakah istri yang berselingkuh tetap berhak atas harta gono-gini?
Ya. Dalam hukum positif Indonesia, kesalahan moral seperti perselingkuhan tidak menghapuskan hak ekonomi seseorang atas harta bersama yang diperoleh selama pernikahan.
- Mengapa saya harus menggunakan jasa advokat untuk urusan ini?
Pembagian harta sering kali melibatkan dokumen perbankan, sertifikat tanah, dan laporan keuangan perusahaan. Advokat membantu menyusun strategi hukum agar hak Anda terlindungi dan mencegah pihak lawan melakukan penggelapan aset selama proses hukum berjalan.
Kesimpulan
Pembagian harta gono-gini bukan sekadar persoalan angka Jasa Pengacara Perceraian, tetapi menyangkut keadilan dan masa depan ekonomi pasca perceraian. Dengan memahami pembagian harta gono gini menurut hukum, hak suami dan istri dapat diperjuangkan secara proporsional.
Apabila Anda menghadapi sengketa harta bersama setelah perceraian dan membutuhkan pendampingan pengacara perceraian yang berpengalaman dalam perkara pembagian harta gono-gini, Anda dapat berkonsultasi melalui advokatperceraian.id untuk memperoleh analisis hukum yang objektif, terukur, dan sesuai praktik pengadilan.
Butuh bantuan hukum profesional untuk memperjuangkan hak asuh anak Anda? 📲 [Konsultasi WhatsApp Pengacara Perceraian – advokatperceraian.id] Kami hadir untuk mendampingi Anda dengan integritas dan empati demi masa depan yang lebih baik bagi anak Anda.










